Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Perempuan di Makassar Ditangkap, Diduga Jual 3 Anak dan 1 Keponakan
Ilustrasi tindak kekerasan anak. (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Seorang wanita berinisial MT di Makassar ditangkap polisi setelah dilaporkan suaminya karena diduga menjual tiga anak kandung dan satu keponakan.
  • Polda Sulsel melalui Subdit PPA masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap MT serta menelusuri keberadaan empat anak yang hingga kini belum ditemukan.
  • Laporan bermula dari kecurigaan suami, Anto, yang mengaku mendapat pengakuan langsung dari istrinya terkait dugaan penjualan salah satu anak sambung mereka.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Seorang wanita berinisial MT (38) ditangkap polisi usai dilaporkan suaminya sendiri, Anto (40), terkait dugaan penjualan tiga anak dan satu keponakan mereka. MT ditangkap di wilayah Kota Makassar. Kamis (26/3/2026).

Kasubdit PPA Direktorat Reskrimum Polda Sulsel, Kompol Zaki, mengonfirmasi penangkapan tersebut. Saat ini, MT masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polda Sulawesi Selatan.

“Terlapor sudah kami tangkap, yaitu wanita berinisial MT,” ujar Zaki kepada awak media.

Keberadaan empat anak belum diketahui

Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Zaki menjelaskan, tim Subdit PPA langsung bergerak cepat setelah menerima laporan. Polisi kini tengah mendalami kasus tersebut dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak.

“Anggota kami langsung mengambil keterangan dan melakukan pengecekan. Saat ini terlapor masih di Kota Makassar,” jelasnya.

Namun demikian, polisi masih menelusuri keberadaan empat anak yang diduga menjadi korban. Hingga kini, lokasi mereka belum diketahui.

“Untuk anak-anaknya belum diketahui, ini masih kami kembangkan,” tandasnya.

Kronologi peristiwa

Ilustrasi human trafficking (IDN Times/Mardya Shakti)

Anto melapor ke polisi setelah mencari informasi yang menguatkan kecurigaan perihal istrinya yang dia duga menjual anak kandung. Anto mengaku, kecurigaannya diperkuat oleh pengakuan istrinya sendiri.

Anto pun berharap keberadaan anak-anaknya segera diketahui dan mereka dapat kembali dalam kondisi selamat.

Anto mengungkapkan, selama berumah tangga mereka memiliki lima anak, terdiri dari tiga anak kandung dan dua anak sambung. Ia menduga istri bersama mertuanya telah menjual salah seorang anak berinisial AI.

“Saya dapat informasi dari istri saya kalau anak sambung saya, AI, itu sudah dijual dengan orang mertua saya,” ucap Anto kepada awak media, Rabu (25/3/2026).

Editorial Team