Makassar, IDN Times – Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah di kembali menunjukkan perbedaan tanggal pelaksanaan Idulfitri di sejumlah kelompok umat Islam. Berdasarkan rukyatul hilal di Observatorium Universitas Muhammadiyah Makassar, hilal tidak terlihat sehingga 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Ali Yafid, mengimbau masyarakat agar menerima perbedaan tanggal Idulfitri dengan sikap lapang dada. Dia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan keharmonisan antarumat meskipun pelaksanaan hari raya bisa berbeda.
"Perbedaan ini jangan disikapi sesuatu yang negatif. Mari kita menjadikan perbedaan sebagai rahmat dan kita tidak boleh saling menyalahkan antara satu dengan yang lain," kata Ali Yafid.
