Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penumpang Pesawat dan Kapal di Sulsel Turun Awal 2026, Logistik Naik
Ilustrasi penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin. (IDN Times/Asrhawi Muin)
  • BPS Sulsel mencatat penumpang pesawat domestik Januari 2026 turun 8,94 persen dibanding Desember 2025, meski secara tahunan masih naik 3,29 persen dibanding Januari tahun sebelumnya.
  • Jumlah penumpang kapal laut di pelabuhan Sulawesi Selatan juga menurun 8,27 persen pada Januari 2026, dengan penurunan terbesar terjadi di Pelabuhan Makassar mencapai 11,07 persen.
  • Aktivitas logistik laut justru meningkat; volume barang bongkar naik 0,19 persen dan muat naik 1,02 persen dibanding bulan sebelumnya, menunjukkan tren positif sektor angkutan barang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Jumlah penumpang pesawat dan kapal laut di Sulawesi Selatan pada awal 2026 mengalami penurunan, sementara aktivitas logistik melalui jalur laut justru meningkat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setempat.
  • Who?
    Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat perubahan jumlah penumpang dan volume barang di bandara serta pelabuhan wilayah tersebut selama Januari 2026.
  • Where?
    Penurunan dan peningkatan tercatat di sejumlah bandara seperti Sultan Hasanuddin Makassar, Mali Bua Luwu, Toraja Tana Toraja, serta pelabuhan utama di Provinsi Sulawesi Selatan.
  • When?
    Data menunjukkan kondisi pada Januari 2026 dibandingkan dengan Desember 2025, dan diumumkan oleh BPS Sulawesi Selatan pada Kamis, 5 Maret 2026.
  • Why?
    Penyebab spesifik penurunan jumlah penumpang belum dijelaskan; sementara peningkatan logistik laut dikaitkan dengan naiknya volume bongkar muat barang di pelabuhan wilayah tersebut.
  • How?
    BPS melaporkan penumpang pesawat turun 8,94 persen dan kapal laut turun 8,27 persen, sedangkan volume barang bongkar naik 0,19 persen dan muat naik 1,02 persen dibanding bulan sebelumnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Jumlah penumpang transportasi di Sulawesi Selatan pada awal 2026 mengalami penurunan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penumpang pesawat domestik maupun kapal laut turun dibandingkan bulan sebelumnya.

Meski mobilitas penumpang menurun, aktivitas logistik melalui jalur laut justru meningkat. Kenaikan ini terlihat dari volume barang yang dibongkar dan dimuat di sejumlah pelabuhan di Sulawesi Selatan.

1. Penumpang pesawat domestik turun 8,94 persen

Ilustrasi Bandara Sultan Hasanuddin. (IDN Times/Asrhawi Muin)

Dalam siaran berita resmi statistik yang dikutip, Kamis (5/3/2026), BPS Sulawesi Selatan mencatat jumlah penumpang angkutan udara domestik pada Januari 2026 sebanyak 790,61 ribu orang. Angka ini turun 8,94 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 868,24 ribu orang.

Penurunan jumlah penumpang terjadi di beberapa bandara di Sulawesi Selatan. Di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, jumlah penumpang turun 9 persen, sementara di Bandara Mali Bua Luwu turun 16,26 persen, dan di Bandara Toraja Tana Toraja turun 15,93 persen.

Meski demikian, secara tahunan jumlah penumpang domestik masih mengalami kenaikan. Jika dibandingkan Januari 2025, jumlah penumpang pesawat domestik di Sulawesi Selatan naik 3,29 persen.

2. Penumpang kapal laut juga turun 8,27 persen

Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin. Dok. Bandara Sultan Hasanuddin

Penurunan mobilitas penumpang juga terjadi pada angkutan laut dalam negeri. Pada Januari 2026, jumlah penumpang kapal melalui pelabuhan di Sulawesi Selatan tercatat 237,58 ribu orang.

Jumlah tersebut turun 8,27 persen dibandingkan Desember 2025 yang mencapai 259,02 ribu orang. Penurunan terbesar terjadi di Pelabuhan Makassar dengan penurunan 11,07 persen dibanding bulan sebelumnya.

Secara rinci, jumlah penumpang yang naik dari pelabuhan tercatat 126,63 ribu orang, sedangkan penumpang yang turun mencapai 110,95 ribu orang pada Januari 2026.

3. Angkutan barang laut justru meningkat

Ilustrasi pelabuhan. (Dok. Subholding PT Pelindo Solusi Logistik)

Berbeda dengan penumpang, aktivitas logistik laut di Sulawesi Selatan justru menunjukkan tren peningkatan. BPS mencatat jumlah barang yang dibongkar di pelabuhan mencapai 872,45 ribu ton pada Januari 2026.

Volume tersebut naik 0,19 persen dibandingkan Desember 2025. Bahkan jika dibandingkan Januari 2025, jumlah barang yang dibongkar meningkat cukup signifikan hingga 25,76 persen.

Sementara itu, barang yang dimuat melalui pelabuhan tercatat 732,47 ribu ton, atau naik 1,02 persen dibanding bulan sebelumnya. Secara tahunan, jumlah barang yang dimuat melalui jalur laut juga meningkat 24,11 persen dibanding Januari 2025.

Editorial Team