Makassar, IDN Times - Penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat. Warga dari sejumlah kawasan permukiman di Kecamatan Tamalanrea menilai lokasi proyek terlalu dekat dengan hunian masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan.
Gelombang penolakan disuarakan oleh warga yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Menolak Lokasi Pembangunan (GERAM) PLTSa. Mereka meminta pemerintah pusat mengkaji ulang lokasi proyek dan mempertimbangkan kawasan lain yang dinilai lebih layak secara sosial maupun lingkungan.
