Manado, IDNT imes - Hari keempat pasca-banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sebagian aktivitas warga masih terhenti. Sekolah masih banyak yang libur, sedangkan kegiatan perekonomian juga baru pulih sebagian.
Pelayanan Polres Sitaro pun masih terhenti hingga saat ini karena kantornya ikut terdampak. Gedung utama mengalami kerusakan berat.
Ruangan berisi lumpur setinggi kurang lebih 50 cm, sedangkan kaca hingga pintu banyak yang hancur. "Yang di lantai satu hancur semua termasuk perabot dan berkas," ujar Kapolres Sitaro, AKBP Iwan Permadi, Kamis (8/1/2026).
