Makassar, IDN Times - Pengamat politik dari Program Studi Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, Endang Sari, menilai mundurnya Caleg Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bone karena menolak larangan poligami yang dilontarkan Ketua Umum PSI Grace Natalie, adalah isu penting yang patut diperhatikan pengurus PSI jelang Pilpres 2019.
Meskipun hanya berlaku di internal PSI saja, lanjut Endang, larangan berpoligami harusnya tidak keluar ke khalayak menjadi bola liar yang akhirnya dimanfaatkan lawan-lawan politiknya.
