Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Korban Tenggelam di Kanal Pampang Diduga Konsumsi Sinte sebelum Melompat
Tim SAR gabungan mencari pria bernama Oma (25) yang dilaporkan lompat di Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulsel, Rabu (20/5/2026). (Dok. IDN Times/BPBD Makassar)
  • Tim SAR gabungan menemukan jasad Omah (25) di Kanal Pampang, Makassar, sekitar 100 meter dari lokasi awal setelah pencarian selama 20 jam.
  • Dugaan muncul bahwa korban dan tiga rekannya mengonsumsi tembakau sintetis serta minuman keras sebelum melompat ke kanal pada malam kejadian.
  • Empat pria dilaporkan melompat ke kanal karena merasa gerah usai pesta miras, tiga berhasil selamat sementara Omah ditemukan meninggal dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Tim SAR gabungan menemukan Omah (25), pemuda yang dilaporkan hilang usai melompat ke Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (19/5/2026) malam. Jasad korban ditemukan tak bernyawa dalam pencarian pada Rabu (20/5/2026).

Korban sebelumnya disebut melompat ke kanal bersama tiga rekannya usai pesta minuman keras (miras). Namun, di tengah proses pencarian, muncul dugaan baru bahwa korban dan rekan-rekannya juga mengonsumsi tembakau sintetis atau sinte sebelum kejadian.

1. Ada temuan bungkusan diduga tembakau sintetis

Tim SAR gabungan mencari pria bernama Oma (25) yang dilaporkan lompat di Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulsel, Rabu (20/5/2026). (Dok. IDN Times/BPBD Makassar).

Ketua Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pampang, Haris Arsyad mengatakan, dugaan penggunaan sinte muncul setelah ditemukan bekas bungkus di sekitar lokasi kejadian. Menurut Haris, korban diduga mengonsumsi sinte bersama tiga rekannya yang selamat, yakni Sakir (25), Rehan (22), dan Rapli (17).

“Teler (mabuk) dan katanya juga pakai sinte, karena ada bekas bungkusnya yang dibuang temannya tadi malam di sekitar TKP,” kata Haris kepada IDN Times, Rabu.

Meski begitu, Haris mengaku belum mengetahui secara pasti jenis minuman keras yang dikonsumsi para korban sebelum melompat ke kanal. Sebab, di lokasi kejadian tidak ditemukan botol minuman.

“Tidak tahu minum apa karena tidak ada juga bekas botol,” ujarnya.

2. Jasad korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi kejadian

Tim SAR gabungan mencari pria bernama Oma (25) yang dilaporkan lompat di Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulsel, Rabu (20/5/2026). (Dok. IDN Times/BPBD Makassar).

Tim SAR gabungan menemukan Omah setelah pencarian sekitar 20 jam. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Andi Arfan mengatakan saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.

"Alhamdulillah korban telah di temukan kurang lebih 100 meter dari lokasi korban terjatuh. Korban di temukan dalam kondisi sudah meninggal," ucap Andi Arfan.

Usai ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diotopsi.

3. Merasa gerah sehingga lompat ke kanal

Warga dan tim SAR gabungan masih berupaya mencari keberadaan korban yang hilang usai melompat di Kanal Pampang, Makassar, Selasa (19/5/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Diketahui, empat pria dilaporkan melompat ke Kanal Pampang pada Selasa (19/5/2026) malam. Tiga orang dievakuasi selamat jasad Omah ditemukan. Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 19.00 Wita. Berdasarkan hasil asesmen awal di lapangan, para korban diduga melompat ke kanal setelah mengonsumsi miras dan merasa kepanasan.

“Sehabis minum minuman keras (miras) dan tidak sadarkan diri untuk melompat ke kanal karena merasa gerah,” kata Fadli dalam keterangan tertulisnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team