Makassar, IDN Times – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bergerak cepat merespons kasus penyanderaan seorang pelaut asal Kabupaten Gowa di perairan Somalia. Korban diketahui bernama Ashari Samadikun (33), yang bekerja sebagai kapten kapal tanker Honour 25 berbendera Uni Emirat Arab.
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat tingginya mobilitas pekerja migran asal Sulawesi Selatan di sektor pelayaran internasional. Koordinasi pun langsung dilakukan dengan pemerintah pusat untuk memastikan keselamatan korban.
