Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemkot Makassar Kejar Alokasi Anggaran Sampah 3 Persen
Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda. IDN Times/Asrhawi Muin
  • Pemkot Makassar mengejar alokasi anggaran persampahan 3 persen sesuai arahan pusat, dengan penyesuaian bertahap karena struktur APBD yang sudah berjalan.
  • Penguatan anggaran diprioritaskan untuk operasional pengangkutan, termasuk BBM, motor sampah, dan mobil pengangkut, berdasarkan volume sampah serta kebutuhan tiap kecamatan.
  • Pemkot terus menyosialisasikan pemilahan sampah dari rumah agar volume menuju TPA Tamangapa berkurang dan sampah terpilah dapat diolah atau dimanfaatkan kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar berupaya menyesuaikan alokasi anggaran pengelolaan persampahan hingga mencapai 3 persen sesuai arahan pemerintah pusat. Penyesuaian anggaran tersebut diterapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan struktur APBD yang telah berjalan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, mengatakan Pemkot Makassar akan mengikuti arahan tersebut. Pemkot saat ini tengah mengatur porsi anggaran agar dukungan terhadap sektor persampahan dapat diperkuat.

"Kita akan jalankan sesuai arahan pusat, sekarang lagi mencoba untuk mengatur ini," kata Zulkifly, Kamis (24/9/2026).

1. Penyesuaian anggaran berlangsung bertahap

ilustrasi anggaran (IDN Times/Aditya Pratama)

Zulkifly mengatakan penyesuaian menuju alokasi 3 persen tidak dapat langsung diterapkan secara drastis karena struktur APBD telah disusun dan berjalan. Karena itu, Pemkot akan memaksimalkan anggaran yang tersedia secara bertahap.

"Ada struktur rancangan APBD yang secara drastis tidak mungkin kita bisa langsung berubah, tetapi kita memaksimalkan sehingga proses progresnya itu bisa kita kejar," lanjutnya.

2. Anggaran diperkuat untuk kebutuhan persampahan

ilustrasi anggaran (IDN Times/Aditya Pratama)

Menurut Zulkifly, peningkatan dukungan anggaran akan diarahkan pada berbagai kebutuhan pengelolaan persampahan. Salah satunya untuk mendukung operasional armada pengangkut sampah.

"Jadi, ada beberapa item bisa kita maksimalkan. Penyusunan BBM itu sudah utamanya untuk alat transportasi pengangkutan sampah dan BSU juga penting," jelasnya.

Selain kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), Pemkot Makassar juga menyiapkan penambahan sarana dan prasarana kebersihan, seperti motor sampah dan mobil pengangkut sampah. Kebutuhan tambahan armada nantinya disesuaikan dengan volume sampah dan kebutuhan pengangkutan di masing-masing kecamatan.

"Berapapun volume sampah yang kita angkut, nantinya akan dikaji kira-kira berapa kebutuhan dari setiap kecamatan dalam hal pengangkutan sampah," katanya.

3. Pemkot dorong pemilahan sampah dari rumah

Ilustrasi pilah sampah. (IDN Times/Yuko Utami)

Di sisi lain, Pemkot Makassar terus mendorong pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang harus diangkut menuju TPA Tamangapa.

"Makanya, kita terus galakkan, sosialisasikan untuk pemilahan sampah supaya terjadi pengurangan sampah yang ada di TPA," kata Zulkifly.

Menurutnya, pengurangan volume sampah dari sumber juga dapat membantu pemerintah mengoptimalkan layanan persampahan. Sampah yang telah dipilah dapat diarahkan untuk pengolahan atau pemanfaatan kembali sesuai jenisnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article