Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar berupaya memperkuat strategi mitigasi banjir dengan pendekatan berbasis kajian akademik. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa upaya ini bertujuan mengurangi frekuensi dan dampak banjir di kota.
Kajian tersebut disusun bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin, mencakup analisis titik rawan banjir, evaluasi infrastruktur drainase, dan rekomendasi mitigasi terpadu. Hasil kajian ini menjadi acuan untuk mengajak seluruh pemangku kepentingan duduk bersama, termasuk pemerintah provinsi, balai wilayah sungai, dan pihak terkait lainnya.
"Kita sudah punya kajian seperti yang kita lakukan bersama dengan Unhas. Nah, kajian ini yang akan kita dudukkan sama-sama untuk mengajak seluruh pihak yang berkepentingan di dalamnya," kata Munafri, Kamis (5/3/2026).
