Penemuan ular piton sepanjang 7,2 meter yang dikonfirmasi Guinness World Record sebagai ular liar terpanjang yang pernah diukur. (Dok. Guinness World Record)
Piton sanca batik betina raksasa ini pertama kali ditemukan di Maros pada akhir 2025 sebelum menjalani pengukuran formal. Hasil verifikasi Guinness World Records mencatat panjang tubuhnya mencapai 7,22 meter, diukur dari kepala hingga ujung ekor menggunakan pita ukur survei.
Jika dibentangkan, panjang tersebut hampir menyamai lebar gawang sepak bola standar atau sekitar enam setengah troli belanja yang disusun berjajar. Dalam kondisi dibius, atau ketika otot tubuh ular sepenuhnya relaks, panjangnya diperkirakan dapat bertambah sekitar 10 persen hingga mendekati 7,9 meter. Namun prosedur pengukuran itu itu tidak dilakukan karena pembiusan hanya dianjurkan untuk alasan medis atau keselamatan.
Ular ini diberi nama Ibu Baron dan kini dirawat oleh konservasionis Budi Purwanto. Selain pengukuran panjang, berat tubuhnya juga ditimbang mencapai 96,5 kilogram saat ditempatkan dalam karung kanvas besar.
Penjelajah alam Radu Frentiu menggambarkan kesannya saat melihat langsung ular tersebut. “Setiap lilitan otot terasa seperti sumber tenaga tersendiri. Kekuatan ular itu diam-diam mengesankan, termasuk kemampuannya membesar saat menelan mangsa yang sangat besar—sesuatu yang sulit dibayangkan kebanyakan orang," katanya dikutip dari laman Guinnes World Record.