Makassar, IDN Times - Perumda Air Minum Kota Makassar menyiapkan sejumlah skenario untuk menghadapi puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada periode Juni hingga Agustus 2026. Hal ini untuk menjaga stabilitas pasokan air bersih di tengah potensi penurunan debit air baku.
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, mengatakan pihaknya telah menyusun langkah antisipatif yang melibatkan berbagai strategi teknis dan kerja sama lintas instansi.
"Kami sudah siapkan berbagai skenario, termasuk distribusi melalui mobil tangki, penambahan pompa, hingga kerja sama dengan BPBD dan pemerintah provinsi dalam penyediaan sumber air baru," kata Andi Syahrum.
