Pascakasus Rommy, Kakanwil Kemenag Sulsel Bantah Isu Jual Beli Jabatan

Makassar, IDN Times - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Sulsel) Anwar Abubakar membantah tudingan terkait dugaan jual beli jabatan di instansinya.
Sebelumnya diberitakan oleh salah satu media lokal di Makassar, salah satu sumbernya dari pegawai Kemenag Sulsel menuding atasannya memperjual-belikan jabatan dan ikut melibatkan Anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Amir Uskara.
“Berita itu tidak benar, selama ini pengisian dan penataan jabatan sudah sesuai prosedur yang ada,” ujar Anwar yang dijumpai IDN Times di kantornya, Kanwil Kemenag Sulsel, jalan Nuri, Makassar, Senin (18/3).
1. Kakanwil sebut pengangkatan pejabat di Kemenag Sulsel dilakukan profesional

Anwar menegaskan proses pengisian dan penataan jabatan di kantornya dilakukan secara profesional. Untuk jabatan Eselon IV yang dibawahi Kemenag Sulsel ditentukan oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) dari Kanwil Kemenag Sulsel.
“Untuk jabatan Eselon III diusulkan ke pusat dan dipertimbangkan oleh tim Baperjakat pusat,” tutur Anwar.
Sedangkan terkait adanya pejabat di Kemenag Sulsel yang merangkap jabatan, Anwar menyebutkan, lumrah di setiap instansi pemerintahan ada pejabat yang menjadi pelaksana tugas untuk jabatan lain yang sedang kosong pejabatnya, sambil menunggu pejabat definitif dilantik.
2. Kakanwil bantah ada intervensi pihak luar dalam pengangkatan pejabat di Kemenag Sulsel

Terkait tudingan adanya intervensi Wakil Ketua DPP PPP Amir Uskara yang juga berasal dari Sulsel, Anwar menyebutkan informasi tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
“Informasi itu tidak bisa dipertanggungjawabkan, kegiatan instansional tentunya tidak terlibat yang di luar instansi,” pungkas Anwar.
3. Politisi PPP asal Sulsel dikait-kaitkan dengan penangkapan Romahurmuziy

Nama Wakil Ketua DPP PPP Amir Uskara yang saat ini menjabat sebagai Anggota Fraksi PPP DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulsel 1 yang saat ini mencalonkan diri kembali, dikait-kaitkan dengan penangkapan Ketua Umum PPP Romahurmuzy alias Rommy di Surabaya, Jumat lalu (15/3).
Rommy dicokok penyidik KPK dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait dugaan suap untuk pengisian jabatan di Kemenag. Terkait hal tersebut, Amir yang coba dihubungi IDN Times, belum memberikan tanggapan terkait namanya yang disebut-sebut ikut terlibat dalam jual-beli jabatan di Kemenag.

















