Ilustrasi petugas medis berada di dalam ruangan Respiratory Intensive Care Unit. (ANTARA FOTO/Ampelsa)
Saat ini, pihak Satgas COVID-19 Kabupaten Jayapura bersama Dinas Kesehatan sedang melacak keberadaan kerabat pasien positif di Kota Sarmi. Selain itu, fokus utama mereka adalah pihak keluarga dekat yang menjadi kontak pertama seluruh pasien positif.
"Namun yang paling utama adalah mereka yang ada dalam satu kegiatan di Makassar itu. Kita segera lacak dan lakukan pengujian atau tes. Selanjutnya kita akan tanyakan sudah bertemu dan kontak dengan siapa saja," lanjut sosok yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura tersebut.
Khairul menyebut rombongan asal Kabupaten Jayapura yang kembali dari kegiatan keagamaan di Gowa mencapai 60 orang. Semuanya sudah masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP).
"Kalau yang positif ini datang dari Makassar (pada) 25 Maret ke Sentani, Kabupaten Jayapura. Namun ada yang lebih dulu dan belakangan. Sehingga mereka ini yang akan kita lacak keberadaan semuanya," jelas Khairul.