Makassar, IDN Times - Tim modifikasi cuaca telah dikerahkan untuk mendukung operasi pencarian korban pesawat ATR 42-500 di pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Selasa (20/1/2026). Langkah ini dimaksudkan untuk mengurai kabut dan awan tebal yang selama ini menutupi lokasi sehingga upaya evakuasi korban dapat berlangsung lebih lancar dan aman bagi tim SAR di lapangan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Selatan, Amson Padolo, menjelaskan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. Arahan tersebut disampaikan setelah briefing bersama Menteri Perhubungan, Kepala Basarnas, dan unsur Forkopimda terkait percepatan pencarian dan evakuasi pesawat ATR 42-500.
"Terkait dengan operasi modifikasi cuaca untuk kelancaran pelaksaanaan evakuasi dan pencarian korban pesawat ATR 42-500. Hari ini, Selasa, 20 Januari 2026 kami telah laksanakan briefing dan ditindaklanjuti dengan sortie pertama dan kedua," kata Amson Padolo.
