Polisi dan TNI perlihatkan paket diduga Narkotika jenis kokain yang ditemukan oleh nelayan Selayar terdampar di pesisir pantai (Dok. Humas Polres Selayar).
Paket selanjutnya kembali ditemukan pada Jumat 13 Maret 2026 siang, juga dilakukan penyerahan barang bukti diduga kokain dari Kodim 1415/Selayar kepada Polres Kepulauan Selayar.
"Barang tersebut terdiri dari 14 bungkusan putih yang masih terlakban dengan berat sekitar 14 kilogram serta 6 bungkusan plastik putih yang telah terkoyak dengan berat sekitar 5 kilogram, yang juga merupakan hasil temuan di wilayah pesisir Selayar," beber Didid.
Kemudian pada Jumat malam (13/3/2026) satu paket mencurigakan dengan berat sekitar 1 kilogram kembali ditemukan warga bernama Nuka di pesisir Pantai Barat Lingkungan Bontosinde, Kelurahan Batangmata, Kecamatan Bontomate, pada Jumat malam (13/3/2026).
Ia melihat tumpukan sampah di pinggir pantai dan setelah diperiksa menemukan satu bungkusan mencurigakan berisi serbuk putih yang diduga kokain kemudian membawanya ke rumah dan sekitar pukul 21.00 Wita melaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Barat Lambongan, Bripka Andi Nuryadin.
"Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Kapolsek Bontomate dan Satresnarkoba Polres Kepulauan Selayar,” ujarnya.
Didid mengungkapkan, temuan terbaru ini melengkapi rangkaian penemuan sebelumnya di sejumlah wilayah pesisir Selayar, di mana nelayan dan warga telah menemukan 25 paket yang diduga kokain dengan total berat sekitar 25,44 kilogram di beberapa lokasi berbeda.
"Seluruh barang bukti tersebut telah diamankan dan ditangani melalui koordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan serta unsur TNI, dan proses penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh Polda Sulsel bersama Kodam XIV/Hasanuddin sebagai bagian dari upaya pengungkapan jaringan peredaran narkotika yang diduga masuk melalui jalur laut," tuturnya.