Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Naik Pete-Pete hingga Becak, Bima Arya Sidak Damkarmat Makassar dan Pantau Layanan Publik
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin naik pete-pete menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Jumat (13/6/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Makassar, IDN Times - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengunjungi Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (13/6/2025). Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bima Arya menjalankan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar serta meninjau sejumlah titik layanan publik.

Wamendagri bersama Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, tiba di kantor Damkarmat di Jalan Dr. Ratulangi dengan menumpang angkutan umum pete-pete dari kawasan Jalan Jenderal Sudirman. Keduanya sengaja memilih transportasi lokal untuk merasakan langsung pelayanan transportasi publik di Makassar.

"Tadi saya ingin merasakan langsung bagaimana kenyamanan dan aksesibilitas transportasi publik di Makassar. Ternyata cukup nyaman dan terjangkau," kata Bima Arya.

1. Bima Arya apresiasi kesigapan Damkarmat Makassar

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto didampingi Wali Kota Munafri Arifuddin, memimpin apel kesiapsiagaan di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Jumat (13/6/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Setiba di Damkarmat, Bima Arya memimpin apel dan menekan sirene tanda kesiapsiagaan petugas. Bima menyaksikan simulasi kesiapan tim, termasuk target dua menit petugas berkumpul dan bergerak setelah lonceng dibunyikan.

"Tadi, saya minta diantar Pak Wali ke sini, dan ternyata luar biasa. Begitu lonceng dibunyikan, dalam dua menit para petugas langsung berkumpul. Ini luar biasa," kata Bima. 

Menurutnya, Damkarmat Makassar layak menjadi percontohan nasional sistem layanan darurat terpadu. Sistem ini akan mengintegrasikan pemadam kebakaran, ambulans, dan kepolisian agar layanan darurat merespons lebih cepat dan efisien.

"Tentu, komitmen Kemendagri untuk menjadikan Makassar sebagai salah satu kota percontohan sistem layanan darurat terpadu di Indonesia," ungkapnya.

2. Pesan dari Mendagri untuk Pemkot Makassar

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto didampingi Wali Kota Munafri Arifuddin berbincang dengan Kepala Dinas Damkarmat di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Jumat (13/6/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Dalam kunjungan di Damkarmat, Bima Arya turut menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Pesan tersebut yakni agar Pemerintah Kota Makassar terus meningkatkan layanan darurat sekaligus memperhatikan kesejahteraan petugas.

"Pak Wali, saya titip agar semangat teman-teman ini terus dijaga. Tidak hanya lebih sigap, tapi juga diperhatikan kesejahteraannya. Saya yakin Pak Wali punya perhatian besar untuk mereka," kata Bima.

3. Keliling dengan menggunakan becak

Wamendagri Bima Arya dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menumpang becak saat meninjau ruang kreatif publik di kawasan Anjungan Pantai Losari, Jumat (13/6/2025). (Dok. Humas Pemkot Makassar)

Dari Damkarmat, Bima Arya dan Munafri melanjutkan kunjungan menggunakan becak ke kawasan Anjungan Pantai Losari untuk meninjau Makassar Creative Hub. Bima Arya menyebut keberadaan ruang kreatif publik menjadi bagian penting dari pembangunan kota yang inklusif. 

Pada pagi hari sebelum sidak, Bima Arya lebih dulu jogging bersama Wali Kota Munafri dan komunitas Plat Merah Runners di kawasan Centre Point of Indonesia (CPI). Kegiatan itu sekaligus menjadi pemanasan simbolik jelang Indonesia Youth Summit 2025 yang digelar di Makassar.

"Jogging ini adalah simbol semangat. Kita perlu energi positif untuk membangun negeri, dan anak-anak muda yang berkumpul di IYS inilah penggeraknya," kata Bima.

Selain itu, Bima Arya dan Munafri juga meninjau aktivitas Pasar Pabaeng-baeng di Kecamatan Tamalate untuk memantau kondisi perdagangan di pasar tradisional. Rangkaian kegiatan ditutup dengan Salat Jumat di Masjid Terapung Amirul Mukminin.

Editorial Team