Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Munafri Ajak Warga Gunakan Daun Pisang untuk Bungkus Daging Kurban
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. (IDN Times/Asrhawi Muin)

Makassar, IDN Times - Pemerintah Kota Makassar menyatakan siap mendukung pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah tanpa sampah plastik.

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2025 tentang pelaksanaan Idul Adha tanpa penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan pembagian daging kurban tahun ini akan menggunakan wadah ramah lingkungan. Salah satu alternatif yang disiapkan ialah daun pisang.

“Kita mau pakai daun pisang,” kata Munafri saat diwawancarai, Rabu (4/6/2025).

1. Maksimalkan imbauan dari pemerintah pusat

ilustrasi daging kurban (unsplash.com/Zainal Abidin)

Munafri menyebutkan pihaknya akan memaksimalkan imbauan dari pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah pengurangan sampah plastik yang kerap meningkat saat momentum Idul Adha.

“Insyaallah. Kita maksimalkanlah. Masa edaran pusat kita tidak dengar,” tegasnya.

2. Timbulan sampah plastik berpotensi meningkat saat Idul Adha

ilustrasi sampah plastik (pexels.com/Julia M Cameron)

Dalam edaran yang ditujukan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup menyoroti potensi meningkatnya timbulan sampah plastik saat Iduladha. Kondisi ini dinilai bisa memicu dampak serius terhadap lingkungan dan kesehatan.

Pada 2023, Indonesia mencatatkan 11,18 juta ton sampah plastik. Salah satu ancaman utama adalah perubahan plastik menjadi mikroplastik yang mencemari tanah, air, hingga rantai makanan manusia.

Momentum Idul Adha tahun ini bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang mengusung tema Mengakhiri Polusi Plastik (#EndingPlasticPollution). Pemerintah pusat menilai, dua peringatan ini selayaknya dijalankan sejalan demi menjaga keberlanjutan lingkungan.

3. Idul Adha momen untuk memperkuat nilai berbagi

Ilustrasi Idul Adha (pexels.com/Photo by Mohit Hambiria)

Munafri juga mengajak masyarakat menjadikan Iduladha sebagai momen untuk memperkuat nilai berbagi. Dia menyebut hal itu sebagai hal utama yang perlu diingat masyarakat.

"Artinya, kepada masyarakat yang ada bahwa di dalam setiap proses berkurban ini harus mengingat sejarah bagaimana pengorbanan nabi Ismail, ketaatannya kepada Allah SWT," kata Munafri.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Pesan itu terutama ditujukan bagi warga di sekitar lokasi pemotongan hewan kurban.

"Ketiga, menjalankan instruksi yang disampaikan oleh menteri masalah penggunaaan plastik atau kresek. Kalau bisa, kita pindahkan sama-sama," katanya.

Topics

Editorial Team