Makassar, IDN Times - Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tidak hanya kaya akan kulinernya yang menggugah selera. Kota Daeng juga sarat akan bangunan bersejarah, salah satunya adalah Benteng Somba Opu.
Saat IDN Times berkunjung ke kawasan benteng yang didirikan pada 1525 ini, sekilas tak ada yang tampak menarik, kecuali deretan rumah adat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Namun siapa sangka, di balik bangunan ini, tersimpan kisah perlawanan terhadap kolonialisme Belanda.
Benteng peninggalan Kerajaan Gowa ini terletak di sebelah selatan pesisir Kota Makassar, ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan. Kawasan benteng ini masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Gowa yang juga berbatasan langsung dengan Kota Makassar.
Sejarawan Universitas Negeri Makassar, Bahri, menuturkan, bahwa dalam sejarahnya benteng ini didirikan pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-9 Karaeng Tumaparisi Kallonna. Kala itu, benteng ini menjadi pusat pertahanan Kerajaan Gowa. Bukan itu saja, benteng ini juga punya fungsi lain.
"Benteng Somba Opu juga menjadi pusat perdagangan rempah-rempah dan pelabuhan yang telah melibatkan banyak orang orang Bugis-Makassar, Asia lainnya bahkan Eropa," kata Bahri kepada IDN Times, Minggu (16/8/2020).
Dia menuturkan, benteng ini merupakan warisan sejarah dan budaya yang memiliki nilai penting bagi ilmu pengetahuan dan dapat menjadi warisan bagi generasi berikutnya. Itulah sebabnya bangunan bersejarah ini patut dilestarikan agar masyarakat, khususnya generasi muda belajar menghargai sejarah perjuangan para leluhur.
"Kita tidak menginginkan generasi kita pikun terhadap sejarah besar yang pernah kita miliki," kata Bahri.
