Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Suasan apel ratusan Tim SAR gabungan bersiap menuju lokasi pencarian korban dan black box pesawat ATR 42-500, Selasa (20/1/2026) IDN Times / Darsil Yahya.
Suasan apel ratusan Tim SAR gabungan bersiap menuju lokasi pencarian korban dan black box pesawat ATR 42-500, Selasa (20/1/2026) IDN Times / Darsil Yahya.

Intinya sih...

  • 500 petugas Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari korban pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Sulawesi Selatan.

  • Tujuh tim SAR terdiri dari dua tim evakuasi dan lima tim pencarian, meski cuaca ekstrem mereka tetap optimis.

  • Danrem 141/Toddopuli menyatakan harapan untuk menemukan black box pesawat ATR 42-500 dalam proses pencarian hari keempat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Sebanyak 500 petugas Tim SAR gabungan kembali dikerahkan untuk proses pencarian korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (20/1/2026).

Meski hujan badai, seluruh potensi SAR yang dibagi menjadi tujuh tim tetap semangat menuju puncak Gunung Bulusaraung demi misi kemanusian.

Pantaun IDN Times di lokasi, para petugas SAR yang terlibat masing-masing telah mengenakan jas hujan atau mantel. Mereka juga bakal ditemani warga lokal sebagai petunjuk jalan. Dari tujuh tim yang berangkat, masing-masing terdiri atas dua tim evakuasi dan lima tim pencarian.

"Kita kejar watu, sekecil apapun laporan. Tidak ada yang tidak melaporkan, harus bisa laporan bagaimana pun laporan. Tim ekor pesawat, tugasnya mencari ekor pesawat dan black box yang ada di sana. Semua harus tahu tugasnya," kata Asrem Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Abi Kusnianto saat memberi pengarahan.

Sementara itu, Danrem 141/Toddopuli, Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan mengatakan dua tim fokus membantu proses evakuasi korban dan mencari ekor pesawat. Sementara lima tim lainnya fokus pencarian korban yang belum ditemukan, termasuk serpihan pesawat.

"Tim evakuasi ini adalah evakuasi jenazah pertama dan kedua. Nah sekarang kita juga menambah satu sektor di ekor," ujar Andre kepada awak media usai melakukan apel pemberangkatan.

Andre menegaskan meski cuaca ekstrem, seluruh Tim SAR optimis proses pencarian tetap bisa membuahkan hasil. " Kondisi kita akan tetap masuk walaupun teman-teman lihat sendiri hujan badai, tapi kita paksa naik untuk tetap mencari," ujarnya.

Untuk posisi para korban yang telah ditemukan, Andre menuturkan bahwa telah ada pergerakan dari titik awal. Menurutnya dalam kondisi cuaca seperti saat ini, Tim SAR akan mencari jalur yang menjangkau desa terdekat.

"Korban kedua sudah di lereng, yang pertama kita usahakan bisa turun," (Evakuasi udara) Ini jelas sudah tidak mungkin. Kita evakuasi darat, karena ini untuk mengejar keluarga korban mendapatkan kepastian," jelasnya.

Andre juga berharap, pada proses pencarian di hari keempat ini, tim SAR bisa berhasil menemukan black box pesawat ATR 42-500.

"Black box mudah-mudahan ditemukan. Makanya ini harus safety karena semua serpihan itu ada di lereng," tandasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team