Makassar, IDN Times - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menegaskan bahwa operasi SAR terhadap pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, terus dijalankan. Prioritas utama tetap pada pencarian dan evakuasi korban di lokasi yang memiliki medan ekstrem.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohamad Syafii, menyatakan bahwa penemuan dan penyerahan black box ke KNKT tidak mengalihkan perhatian tim SAR. Fokus tim tetap pada evakuasi jenazah korban serta pengumpulan sisa-sisa pesawat di lokasi kecelakaan.
"Prioritas adalah operasi pencarian dan evakuasi terhadap korban dari pesawat ATR 42 seri 500 ini. Dan operasi ini terus kita laksanakan," kata Syafii, dalam sambutannya saat penyerahan black box kepada KNKT di Kantor Basarnas Kelas A Makassar, Kamis (22/1/2026).
