Makassar, IDN Times - Sivitas akademika Universitas Hasanuddin tengah dirundung duka. Mantan rektor mereka di periode 1997-2006, Prof. Dr. Ir. Radi Andi Gany, berpulang ke pangkuan Ilahi pada Kamis (13/2) pukul 2.13 WITA di usia 77 tahun.
Sesuai informasi dari Direktur Komunikasi Universitas Hasanuddin yakni Suharman Hamzah, jenazah beliau disemayamkan di Gedung Rektorat Universitas Hasanuddin. "Setelah itu, akan diantar ke Pemakaman UNHAS di Pattene," tulis Suharman dalam pesan singkatnya pada Kamis (13/2) pagi.
Prof. Radi dikenang sebagai sosok akademisi yang berhasil menerapkan ilmunya di masyarakat, dengan cara duduk di jajaran pemerintahan. Atas prestasinya, ia pun mendapat sejumlah penghargaan dari pemerintah Indonesia pada dekade 1990-an.
Berikut ini IDN Times menjabarkan profil singkat Prof. Radi, seperti yang tertulis dalam buku memoar beliau yakni Realitas Tanpa Batas (PK Identitas Unhas, 2009).
