Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi makan bergizi gratis (IDN Times/ Riyanto)
ilustrasi makan bergizi gratis (IDN Times/ Riyanto)

Makassar, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan tetap disalurkan selama bulan Ramadan dengan penyesuaian pada jenis menu. Penyaluran disiapkan dalam bentuk menu kering agar dapat dikonsumsi penerima manfaat saat berbuka puasa.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sulawesi Selatan, Handayani Syaukani, menjelaskan mekanisme distribusi MBG selama Ramadan masih sama seperti sebelumnya. Penyaluran tetap mengikuti hari sekolah, sementara saat sekolah libur, fokus dialihkan ke kelompok penerima manfaat lain.

"Mekanismenya tetap sama seperti tahun lalu, penyaluran tetap dilakukan dengan menu kering. Jika sekolah libur, penyaluran akan fokus pada penerima manfaat kelompok ibu hamil, balita non paud dan ibu menyusui," kata Handayani saat dihubungi IDN Times, Rabu (4/2/2026).

1. MBG Ramadan dibagikan dalam bentuk paket untuk dibawa pulang

Ilustrasi makan bergizi gratis. (IDN Times/Aditya Pratama)

Selama Ramadan, MBG bagi siswa diberikan dalam bentuk paket untuk dibawa pulang. Hal ini disesuaikan dengan kondisi siswa yang menjalankan ibadah puasa.

"Dalam bentuk paket menu kering," kata Handayani.

2. Isi paket menu kering disesuaikan agar tahan hingga berbuka

Ilustrasi makan bergizi gratis di sekolah. (IDN Times/Inin Nastain)

Handayani menyebut paket menu kering tersebut berisi makanan yang aman disimpan hingga waktu berbuka puasa. Isi paket bervariasi, mulai dari sumber protein hingga buah.

"Bisa telur rebus, telur asin atau pindang, kurma, abon, dan buah," kata Handayani.

3. Komposisi gizi disusun ahli gizi sesuai kebutuhan penerima manfaat

Ilustrasi makan bergizi gratis. (IDN Times/Erik Alfian)

Terkait komposisi gizi, Handayani memastikan penyusunan menu tetap memperhatikan kebutuhan energi penerima manfaat selama berpuasa. Pengaturan komposisi tetap disusun oleh tenaga ahli gizi.

"Menu kering yang bisa tahan sampai waktu buka puasa. Komposisinya nanti diatur oleh ahli gizi sesuai angka kecukupan gizi bagi penerima manfaat," katanya.

Editorial Team