Makassar, IDN Times - Universitas Hasanuddin mengambil langkah strategis dalam penguatan institusi melalui pendirian bank. Dalam waktu dekat segera hadir Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Unhas atau Bank Unhas.
Sebagai bagian dari proses pendirian tersebut, digelar penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap dua calon anggota Dewan Komisaris Bank Unhas, yaitu Subehan dan Anas Iswanto Anwar. Sesi wawancara langsung oleh tim Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai lembaga pengawas dan regulator sektor jasa keuangan di Indonesia berlangsung di Kantor OJK Sulsel di Makassar, Kamis (17/4/2025).
Ketua Tim Ahli Komisaris Bank Unhas, Ali Baba menjelaskan bahwa fit and proper test merupakan tahapan untuk melengkapi struktur organisasi. BPR Unhas merupakan hasil akuisisi terhadap BPR Harapan Sejahtera Malili, yang berkantor pusat di Malili, Luwu Timur.
“Kita ingin memindahkan Kantor Pusat dari Malili ke Makassar. Nantinya, Kantor Malili akan menjadi Kantor Cabang, karena di sini sudah ada lebih seribu nasabah. Syarat OJK untuk pemindahan ini adalah harus ada struktur yang lengkap,” kata Ali Baba dalam siaran pers yang dikutip, Jumat (18/4/2025).
