Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Makkah Route, Proses Imigrasi Haji di Makassar Kurang dari 5 Detik
Layanan Makkah Route di Embarkasi Makassar. (Dok. Kemenhaj Sulsel)
  • Layanan fast track Makkah Route di Embarkasi Makassar mempercepat proses imigrasi haji hingga kurang dari 5 detik, membuat keberangkatan jemaah lebih efisien dan nyaman.
  • Sistem Makkah Route terintegrasi dari pemeriksaan paspor hingga pengantaran bagasi langsung ke hotel, sehingga jemaah tidak perlu antre lagi saat tiba di Arab Saudi.
  • Makassar menjadi salah satu dari empat embarkasi penerapan Makkah Route dan berperan strategis sebagai pusat layanan haji modern untuk kawasan Indonesia Timur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di Makassar, orang-orang yang mau naik haji sekarang bisa lewat jalur cepat namanya Makkah Route. Mereka cuma perlu waktu sebentar banget buat dicek paspor, kadang cuma 5 detik. Petugas dari Indonesia dan Arab Saudi bantu bareng-bareng. Nanti di Arab Saudi mereka gak perlu antre lagi, langsung naik bus ke hotel, dan tasnya juga udah sampai duluan di sana.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Layanan fast track Makkah Route yang diterapkan di Embarkasi Makassar terbukti mampu memangkas waktu pemeriksaan imigrasi sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah haji asal Indonesia. Program hasil kerja sama Indonesia dan Arab Saudi ini mulai dirasakan manfaatnya oleh jemaah, terutama dalam mengurangi antrean panjang saat tiba di Tanah Suci.

Program Makkah Route merupakan inovasi layanan yang memungkinkan proses keimigrasian Arab Saudi dilakukan sejak di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan skema ini, jemaah haji tidak perlu lagi menjalani antrean imigrasi saat tiba di Jeddah atau Madinah, sehingga proses kedatangan menjadi lebih cepat dan efisien.

1. Layanan fast track memangkas waktu jemaah haji

Ilustrasi petugas imigrasi Arab Saudi memeriksa jemaah haji menggunakan layanan Fast Track Haji Makkah Route. (Dok. Kementerian Haji)

Ketua Tim Makkah Route Embarkasi Makassar, Obaid Fala Alotaibi, mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan berjalan sangat singkat. “Proses ini hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3 menit jika ada kendala. Namun jika sistem berjalan lancar, bisa selesai kurang dari 5 detik,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip, Senin (4/5/2026).

Melalui program ini, seluruh tahapan imigrasi diselesaikan di Indonesia. Setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi mengantre pemeriksaan, melainkan langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel masing-masing.

2. Layanan terintegrasi hingga bagasi tiba di hotel

Petugas imigrasi Arab Saudi memeriksa dokumen jamaah calon haji yang menggunakan layanan Fast Track Haji Makkah Route. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)

Obaid menjelaskan, sistem pelayanan Makkah Route dirancang terintegrasi mulai dari pemeriksaan paspor hingga distribusi jemaah di titik layanan akhir. Bahkan, bagasi jemaah akan langsung diantarkan ke hotel.

“Nanti saat tiba, jemaah langsung menuju bus dan diberangkatkan ke hotel. Bahkan bagasi sudah menunggu di hotel masing-masing,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Haji Sulawesi Selatan, dalam menyukseskan pelaksanaan program tersebut di Makassar.

3. Makassar jadi embarkasi strategis di Indonesia Timur

Kloter 1 Embarkasi Makassar

Embarkasi Makassar menjadi satu dari empat embarkasi di Indonesia yang menerapkan Makkah Route, bersama Jakarta, Solo, dan Surabaya. Ke depan, program ini diharapkan dapat diperluas, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Kepala Kantor Kementerian Haji Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menilai program ini sebagai terobosan penting dalam mempercepat proses layanan haji.

“Selama ini pemeriksaan dilakukan di bandara Madinah atau Jeddah. Tahun ini Makassar menjadi salah satu lokasi penerapan Makkah Route, sehingga proses tersebut sudah diselesaikan di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, area layanan Makkah Route di Bandara Sultan Hasanuddin telah dikategorikan sebagai wilayah kerja otoritas Arab Saudi, sehingga proses imigrasi dapat dilakukan sepenuhnya di Indonesia. Dengan peran strategis tersebut, Makassar diharapkan menjadi pusat pengembangan layanan haji yang lebih modern dan efisien di kawasan timur.

Editorial Team