Makassar, IDN Times - Penerapan protokol kesehatan di seluruh pasar tradisional Makassar, Sulawesi Selatan, kini mulai diperketat. Pasalnya, pasar dianggap sebagai salah satu tempat paling rawan dalam penyebaran COVID-19.
Berangkat dari hal itu, PD Pasar Makassar Raya berupaya mendisiplinkan aktivitas di pasar tradisional dengan menerapkan protokol kesehatan di 18 pasar yang tersebar di Kota Makassar.
"Di antara upaya yang kami lakukan yakni setiap pasar disiapkan tempat cuci tangan minimal 2 unit tandon air per pasar, alat pengukur suhu (thermogun) bagi pedagang dan pengunjung pasar serta imbauan agar menggunakan masker juga dilakukan setiap hari," ujar Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Basdir, dalam keterangan persnya, Minggu (14/6).
Untuk diketahui, setelah masa pemberlakuan pembatasan sosial berakal besar (PSBB) di Makassar berakhir, warga sudah mulai kembali ke aktivitas normal termasuk aktivitas jual beli di pasar.
