Makassar, IDN Times – Pemerintah Kota Makassar terus berinovasi menghadapi tantangan ketahanan pangan di tengah keterbatasan lahan. Melalui program urban farming atau pertanian perkotaan, Pemkot berupaya membangun ekosistem pangan berkelanjutan yang memadukan pertanian, perikanan, dan pengelolaan sampah dalam satu sistem terpadu.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa konsep pertanian lahan sempit bukan sekadar kegiatan menanam di perkotaan, melainkan strategi besar menuju ekonomi hijau dan kemandirian pangan.
“Kita ingin membangun ekosistem lingkungan yang berputar: sampahnya terkelola, pemberdayaannya dapat, dan ekonominya tumbuh. Ini model ekonomi rumah tangga yang berkelanjutan,” ujar Munafri, Senin (3/11/2025).
