Makassar, IDN Times - Kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius di Kota Makassar. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar mencatat dan menangani 1.222 kasus kekerasan yang terintegrasi dari berbagai unit layanan.
Dari total tersebut, anak menjadi kelompok paling rentan dengan 762 korban atau 62 persen, sementara korban dewasa tercatat 460 orang atau 38 persen. Kepala DPPPA Kota Makassar, Ita Isdiana Anwar, mengatakan data tersebut merupakan hasil pendataan akhir tahun yang telah melalui proses verifikasi dan validasi.
“Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 1.222 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Makassar. Dari jumlah tersebut, korban anak mencapai 62 persen, sementara korban dewasa sekitar 38 persen,” kata Ita Anwar, Selasa (6/1/2026).
