Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_20260114_165159.jpg
Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, menjelaskan fitur baru LONTARA+ untuk promosi pariwisata di Makassar Creative Hub, Pantai Losari, Rabu (14/1/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Intinya sih...

  • Informasi destinasi wisata hingga event Kota Makassar tersedia di LONTARA+

  • Pengembangan layanan pariwisata bertujuan memperluas promosi wisata berbasis digital

  • Segmentasi pengguna mencakup warga lokal, budget traveler, milenial, Gen Z traveler, keluarga, lansia, dan pengelola destinasi wisata

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Aplikasi layanan online terintegrasi warga LONTARA+ kini menghadirkan fitur pariwisata sebagai bagian dari pengembangan super apps Pemerintah Kota Makassar. Fitur ini menyediakan layanan tiket, kalender event, dan promosi pariwisata yang mudah diakses, terpercaya, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, mengatakan fitur LONTARA+ bertujuan memperluas promosi pariwisata berbasis digital. Layanan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar.

"LONTARA+ dirancang sebagai satu platform digital terpadu yang menghadirkan layanan tiket, kalender event, serta promosi pariwisata yang mudah diakses, terpercaya, dan berorientasi pada pelayanan publik," kaya Hendra saat peluncuran di Makassar Creative Hub, Pantai Losari, Rabu (14/1/2026).

1. Tersedia informasi destinasi wisata hingga event Kota Makassar

Peluncuran fitur baru LONTARA+ untuk promosi pariwisata di Makassar Creative Hub, Pantai Losari, Rabu (14/1/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Awalnya, pembahasan fitur baru LONTARA+ hanya fokus pada layanan destinasi wisata. Namun, melalui Focus Group Discussion (FGD), pengembangannya diperluas hingga mencakup informasi dan pengelolaan berbagai event di Kota Makassar.

"Pada tahap pengembangan selanjutnya, LONTARA+  juga akan melayani informasi dan pengelolaan event-event yang dilaksanakan di Kota Makassar," katanya. 

Pada tahap Minimum Viable Product (MVP), fitur pariwisata menyediakan informasi berdasarkan konsep 4A, yakni atraksi, aksesibilitas, amenitas, dan aktivitas. Layanan ini juga dilengkapi dengan e-ticketing dan manajemen tiket. 

"Ke depan, pada pengembangan MVP tahap kedua, layanan ini direncanakan akan dilengkapi dengan fitur gamifikasi, bundling paket wisata, serta experience packaging," katanya.

2. Bertujuan memperluas promosi wisata berbasis digital

Ilustrasi suasana Pantai Losari di Kota Makassar. (Unsplash.com/Khairul Akbar)

Pengembangan layanan pariwisata pada LONTARA+ bertujuan memperluas promosi pariwisata berbasis digital. Selain itu, layanan ini dirancang untuk membangun kolaborasi dengan pengelola destinasi dan sektor perbankan, sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisatawan.

"Pada akhirnya, hal ini diharapkan dapat berkorelasi positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar. Seperti yang kita ketahui bersama, dalam struktur PAD Kota Makassar, sektor kepariwisataan termasuk dalam tiga besar penyumbang pendapatan daerah," kata Hendra.

Layanan ini juga dikembangkan untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengelolaan destinasi wisata. Selain itu, platform ini juga mendukung kolaborasi antara pemerintah, pengelola destinasi, dan sektor perbankan.

"Melalui LONTARA+, pemerintah menghadirkan layanan informasi pariwisata, e-ticketing di destinasi wisata, serta sistem pengelolaan tiket yang transparan dan terstandardisasi," jelasnya.

3. Segmentasi pengguna dari berbagai kelompok

Warga melintas di area Pantai Losari saat matahari terbenam di Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA FOTO/Arnas Padda)

Adapun segmen pengguna LONTARA+ mencakup warga Makassar yang ingin berwisata lokal, wisatawan domestik, budget traveler, milenial dan Gen Z traveler, keluarga, lansia, kelompok rentan, hingga pengelola destinasi wisata. Layanan ini juga dioptimalkan untuk mobile friendly dan tidak menutup kemungkinan hadirnya fitur PayLater bagi pengguna muda ke depannya.

"Khusus bagi segmen budget traveler, Gen Z, dan milenial yang telah terbiasa merencanakan perjalanan wisata melalui aplikasi digital, Lontara Plus dirancang dengan user experience yang mobile friendly," kata Hendra.

Menurut Hendra, fitur pariwisata di LONTARA+ akan mempermudah akses informasi bagi wisatawan dan menjamin transparansi pengelolaan tiket. Layanan ini sengaja dibuat dengan pendekatan yang mengutamakan kemudahan, kepraktisan, dan kenyamanan, serupa dengan platform digital populer lainnya.

"Fitur-fitur tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan lama tinggal wisatawan atau length of stay di Kota Makassar, sekaligus memberikan nilai tambah bagi ekosistem pariwisata daerah," kata Hendra.

Editorial Team