Makassar, IDN Times - Bencana longsor kembali terjadi di kawasan tambang PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 14.00 Wita. Insiden ini mengakibatkan satu orang operator ekskavator meninggal dunia akibat tertimbun material longsor.
Longsor di Tambang PT IMIP, Satu Operator Ekskavator Tewas Tertimbun

Intinya sih...
Tim Quick Response Center (QRC) menghentikan aktivitas pekerja dan melakukan evakuasi
Korban dalam insiden ini satu orang dan telah dievakuasi oleh pihak perusahaan dalam keadaan meninggal dunia
Pihak Basarnas Sulteng menutup operasi SAR setelah dipastikan hanya ada satu kor
1. Longsor juga timbun beberapa alat berat
Korban tewas bernama Rahul (20) warga Desa Padang Katapi (Padang Sappa), Kecamatan Ponrang. Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Tak hanya korban jiwa, longsor juga menimbun beberapa unit alat berat seperti excavator, bull dozer, dan dump truck.
Head of Media Relations Department PT IMIP, Dedy Kurniawan mengatakan longsor terjadi di area operasional IMIP 9 milik PT QMB, salah satu tenant di Kawasan IMIP.
"Tanah di area bawah lembek menyebabkan longsor di area dumpingan limbah IMIP 9," ucap Dedy dalam keterangannya kepada IDN Times, Kamis (19/2/2026).
2. QRC hentilkan aktivitas pekerja
Dedy menjelaskan, tak lama setelah peristiwa longsor terjadi, tim Quick Response Center (QRC) di lapangan langsung menghentikan aktivitas di area tersebut dan mengevakuasi para pekerja ke titik aman serta memasang safety line barricade.
"Sambil menunggu investigasi menyeluruh oleh pihak pembinaan pengawasan ketenagakerjaan dan keselamatan dan kesehatan kerja (Binwasnaker) Provinsi Sulawesi Tengah," tuturnya.
Dedy menambahkan ,tim IMIP dan pihak terkait terus bekerja maksimal melakukan penyelidikan menyeluruh. QRC merupakan gugus tugas yang bertujuan mengintegrasikan fungsi tanggap darurat pada seluruh tenant di dalam kawasan
"Untuk (jumlah) korban, silahkan konfirmasi ke pihak Basarnas Sulawesi Tengah karena sejak semalam penanganan kasus ini mereka sudah ambil alih," kata Dedy.
3. Basarnas tutup operasi SAR
Sementara itu, Humas Basarnas Palu, Fatmawati mengatakan korban dalam insiden ini satu orang dan telah dievakuasi oleh pihak perusahaan dalam keadaan meninggal dunia.
"Untuk korban fix cuma satu saja. Adapun info yang beredar kemarin di media sosial yang mengatakan korban 4 atau 5 orang, itu hoaks," tegasnya.
Pihak Basarnas Sulteng kemudian menutup operasi SAR setelah dipastikan hanya ada satu korban dalam insiden tersebut.
Sebelumnya, longsor juga pernah melanda kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Sabtu (22/3/2025) dini hari. Empat pekerja dilaporkan tertimbun longsor.
Satu orang dinyatakan selamat, namun tiga lainnya belum ditemukan. Mereka adalah Demianus dari Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Akbar dari Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, dan Irfan Tandi Tasik dari Kabupaten Palopo, Sulawesi Selatan.