Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
1001464175.jpg
Tim SAR menyiapkan peralatan dan perahu karet untuk pencarian Dg Nai di Waduk Nipa-Nipa, Makassar, Kamis (8/1/2026). (Dok. BPBD Makassar)

Intinya sih...

  • Korban dilaporkan hilang usai menyeberang waduk

  • Proses pencarian berlangsung dramatis

  • BPBD imbau warga waspada beraktivitas di perairan

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Korban tenggelam di Waduk Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, Makassar, akhirnya ditemukan oleh tim gabungan setelah proses pencarian selama tiga hari. Korban ditemukan pada Jumat (9/1/2026) pukul 09.56 WITA di hilir Sungai Tallo, sebelum Jembatan BTP, sekitar 5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Fadli Tahar, menyampaikan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi dari lokasi penemuan oleh tim gabungan.

"Korban sudah ditemukan oleh tim gabungan. Kondisinya meninggal dunia dan telah dievakuasi," kata Fadli Tahar, kepada IDN Times, Jumat (9/1/2025).

1. Korban dilaporkan hilang usai menyeberang waduk

Ilustrasi tenggelam (IDN Times/Agung Sedana)

Sebelumnya diberitakan, korban atas nama Dg Nai dilaporkan hilang setelah menyeberang Waduk Nipa-Nipa menggunakan perahu. Keluarga menyebut korban pamit sekitar pukul 17.00 WITA untuk melihat jaring ikan, namun tidak kembali hingga malam hari. 

Motor korban ditemukan terparkir di sekitar area pemakaman dekat rumah warga, sementara korban dan perahunya tidak terlihat. Laporan tersebut ditindaklanjuti oleh BPBD Kota Makassar dengan menggelar operasi pencarian sejak malam kejadian. 

Pencarian dimulai pada hari pertama sejak pukul 20.00 WITA hingga 03.00 WITA dini hari. Operasi kemudian dilanjutkan keesokan paginya hingga sore hari dan kembali digelar pada pagi berikutnya setelah pelaksanaan briefing tim. 

Fadli menjelaskan korban ditemukan pada hari ketiga sejak kejadian. Setelah proses evakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

"Kita briefing tadi pagi. Semua stakeholder tim gabungan. Akhirnya, tadi berhasil ditemukan, sebelum Duhur," katanya.

2. Proses pencarian berlangsung dramatis

Petugas SAR menyisir aliran Sungai Tallo saat proses evakuasi korban tenggelam di Waduk Nipa-Nipa, Kecamatan Manggala, Makassar, Jumat (9/1/2026). (Dok. BPBD Makassar)

Selama proses pencarian, tim gabungan menyisir area Waduk Nipa-Nipa hingga aliran Sungai Tallo pada siang dan malam hari. Kondisi arus yang deras membuat pencarian berlangsung penuh risiko.

"Proses penyelamatan cukup dramatis. Bahkan kapal yang digunakan tim sempat hampir tenggelam karena arus yang kuat, tapi alhamdulillah seluruh tim gabungan dalam kondisi selamat," kata Fadli.

3. BPBD imbau warga waspada beraktivitas di perairan

Tim SAR menyiapkan peralatan dan perahu karet untuk pencarian Dg Nai di Waduk Nipa-Nipa, Makassar, Kamis (8/1/2026). (Dok. BPBD Makassar)

Operasi pencarian melibatkan BPBD Kota Makassar, Basarnas, SAR Unhas, SAR Unibos, serta relawan PMI. Seluruh unsur bekerja secara terpadu dengan mempertimbangkan keselamatan personel di lapangan.

BPBD Kota Makassar kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar perairan. Cuaca ekstrem dinilai berpotensi memicu risiko dan kejadian serupa.

"Sebelum turun ke laut (perairan), kalau ada hal yang tidak bisa ditunda, ya sebaiknya mereka memeriksa peralatan lebih dahulu. Jangan sampai di tengah laut baru rusak kapalnya, tidak bisa gerak, itu kan berbahaya sekali," kata Fadli.

Editorial Team