Makassar, IDN Times - Kisah seorang buruh tani asal Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, diangkat menjadi ikon global dalam program Makkah Route tahun 2026. Dia adalah Jumaria (70), jemaah haji yang menjalani kehidupan sederhana dan menabung selama bertahun-tahun demi bisa berangkat ke Tanah Suci.
Kisah Jumaria diangkat dalam bentuk film dokumenter singkat. Videonya diunggah melalui akun Instagram Makkah Route.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Maros, Ahmad Ihyaddin, menjelaskan penunjukan tersebut berawal dari kesempatan yang diberikan Kanwil Kemenhaj Sulsel kepada Maros. Kesempatan itu untuk menghadirkan profil jemaah haji inspiratif.
"Kanwil memberikan kesempatan dan menunjuk Kabupaten Maros sebagai ikon dari tim Makkah Route dengan memberikan kesempatan kepada jemaah haji Maros untuk diambil gambar dan profilnya dan dibuat dalam bentuk film dokumenter," kata Ahmad saat dihubungi IDN Times, Rabu (6/5/2026).
Makkah Route adalah layanan fast track atau jalur cepat keimigrasian Arab Saudi yang memungkinkan calon jemaah haji menyelesaikan proses pemeriksaan dokumen, paspor, biometrik, dan bea cukai di bandara keberangkatan Indonesia (seperti Soekarno-Hatta, Juanda, Hasanuddin). Jemaah tidak perlu lagi antre panjang di bandara Jeddah/Madinah.
