Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ketua KPU Makassar Farid Wajdi saat kegiatan pengundian nomor urut paslon di Hotel Harper Makassar, Kamis (24/9/2020). Dok. KPU Makassar
Ketua KPU Makassar Farid Wajdi saat kegiatan pengundian nomor urut paslon di Hotel Harper Makassar, Kamis (24/9/2020). Dok. KPU Makassar

Makassar, IDN Times - Jumlah penyelenggara pemilu di Sulawesi Selatan yang positif terpapar COVID-19 bertambah. Setelah Ketua KPU Sulsel Faisal Amir, kini Ketua KPU Makassar Fardi Wadji dan Komisioner KPU Makassar Endang Sari yang dinyatakan positif.

Informasi ini diumumkan oleh Komisioner KPU Makassar Gunawan Mashar melalui keterangan tertulis, Selasa (29/9/2020).

"Assalamu Alaikum Wr.Wbr. Teman-teman sekalian, perlu kami sampaikan bahwa hasil swab komisioner KPU Makassar sudah keluar. Ketua KPU Makassar, M Farid Wajdi, dan Anggota KPU Makassar Endang Sari, hasilnya positif," kata Gunawan.

1. Farid dan Endang mengisolasi diri mandiri

Ketua KPU Makassar Farid Wajdi dan Komisoner Endang Sari. IDN Times/Sahrul Ramadan

Gunawan mengatakan, Farid dan Endang merupakan orang tanpa gejala (OTG). Mereka disebut dalam kondisi baik dan tampak sehat.

Keduanya, kata Gunawan, bahkan tetap beraktivitas seperti biasa, seperti olahraga, makan, dan lainnya. Karena itu mereka tidak dirawat di rumah sakit.

"Keduanya melakukan isolasi mandiri," katanya.

2. Semua pihak yang pernah berinteraksi diminta memeriksakan diri

Ilustrasi Swab Test (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Gunawan meminta semua pihak yang pernah berinteraksi dengan keduanya segera memeriksakan diri demi kesehatan dan keselamatan bersama. 

"Mohon doanya untuk kesembuhan mereka, dan kembali bisa beraktivitas seperti semula," katanya.

3. Staf KPU Makassar melakukan WFH

Sterilisasi Kantor KPU Makassar. IDN Times/KPU Makassar

Gunawan mengatakan, berdasaarkan hasil pemeriksaan, semua komisioner dan staf KPU Makassar menerapkan WFH atau kerja dari rumah. Kantor KPU Makassar juga disterilkan dengan penyemprotan cairan disinfektan.

"Kerja-kerja tahapan Pilkada juga akan banyak dikoordinasikan secara virtual," kata Gunawan.

Editorial Team