Final Liga Debat Mahasiswa IDN Times 2025 di IDN Media HQ, Jakarta, Selasa (17/6/2025). IDN Times/Herka
Karena keterbatasan tim dan waktu, panitia belum membuka seleksi peserta secara umum. Hanya kampus tertentu yang diundang untuk mengirimkan satu tim perwakilan.
“Proses seleksi peserta by invitation. Kalau kampus yang diundang tidak mengirimkan tim, maka kami ganti menawarkan ke kampus lain,” kata Bidin.
Untuk juri, panitia melibatkan tokoh dan aktivis yang relevan dengan isu yang diangkat. “Karena temanya seputar climate issues, maka kami diskusi dan melibatkan beberapa aktivis lingkungan sebagai panelis,” jelasnya.
Terkait antusiasme, Bidin menyebut respons kampus sangat tinggi, bahkan beberapa kampus menyiapkan lebih dari satu tim. “Ada beberapa kampus yang ternyata sudah siap beberapa tim debat, tapi kami hanya bisa memfasilitasi satu tim. Mohon maaf bagi tim-tim debat yang belum bisa berpartisipasi, mungkin lain waktu,” tuturnya.
Ia berharap pelaksanaan Liga Debat Mahasiswa IDN Times ke depan bisa lebih besar dan menjangkau lebih banyak kampus. “Harapannya agar lebih banyak kampus yang terakomodir. Dengan begitu, nalar kritis mahasiswa terus terasah dan khasanah intelektual mahasiswa semakin tejaga dan lebih progresif,” pungkas Bidin.
Enam belas tim yang ikut berpartisipasi, yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB University), Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Universitas Diponegoro (UNDIP), UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Syiah Kuala (USK), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Sumatera Utara (USU).
Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Telkom University, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).