Makassar, IDN Times - Tumpukan sampah plastik yang kerap mencemari lingkungan di Kota Makassar kini diolah menjadi bahan bakar minyak (BBM) oleh sekelompok anak muda di Kecamatan Bontoala. Dengan instalasi sederhana berbasis drum besi, limbah plastik rumah tangga diproses hingga menghasilkan cairan bahan bakar yang dapat dimanfaatkan.
Di sebuah lorong di Jalan Labu, drum besi berukuran besar tampak dirangkai dengan pipa-pipa besi yang mengarah ke wadah penampung. Asap tipis mengepul dari tungku pembakaran saat plastik yang telah dipilah dimasukkan ke dalam drum untuk dipanaskan.
Penggagas inovasi tersebut, Darwin, menjelaskan proses pengolahan berlangsung selama dua hingga tiga jam. Plastik yang dipanaskan akan meleleh dan menguap, lalu uap dialirkan melalui pipa pendingin hingga berubah menjadi cairan bahan bakar.
"Sekitar 10 kilogram sampah plastik bisa menghasilkan satu liter bahan bakar," kata Darwin, saat menerima kunjungan Wali Kota Makassar, di lokasinya, Rabu (11/2/2026).
