Makassar, IDN Times - Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 di Sulawesi Selatan masih menempatkan kelompok rentan sebagai perhatian utama dalam layanan. Jemaah lanjut usia, penyandang difabel, dan perempuan menjadi fokus pendampingan selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan, Ikbal Ismail, menyebut konsep layanan ramah lansia dan difabel tetap dipertahankan seperti tahun sebelumnya. Bahkan, pendekatan layanan diperluas dengan memberi perhatian khusus pada kebutuhan jemaah perempuan.
"Tagline kita tahun ini masih sama dengan tahun sebelumnya ya. Jadi ada tambahan malah, jadi ramah lansia, disabilitas, dan perempuan," kata Ikbal saat dihubungi, Senin (6/4/2026).
