Makassar, IDN Times - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), menanggapi maraknya aksi premanisme di Indonesia. Menurutnya, fenomena itu tak bisa dipisahkan dari persoalan ekonomi, khususnya ketiadaan lapangan kerja.
"Jangan hanya lihat premannya tapi lihat kenapa dia, kenapa menjadi preman. Itu hampir semuanya karena tidak adanya pekerjaan tapi tetap ingin hidup makanya by pass," kata JK-akronim Jusuf Kalla, usai menyampaikan orasi ilmiah dalam Wisuda Unhas Periode Juni 2025 di Makassar, Selasa (3/6/2025).