Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. (Dok. Istimewa)
Ketua DPW NasDem Sulsel Rusdi Masse bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep. (Dok. Istimewa)

Intinya sih...

  • PSI Sulsel masih inventarisasi tokoh daerah

  • Satu posisi Wakil Ketua Umum PSI masih lowong

  • RMS disebut berpotensi bawa gerbong baru PSI di Sulsel

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Isu bergabungnya Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Selatan (Sulawesi Selatan), Rusdi Masse (RMS), ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menguat jelang Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PSI di Makassar pada 29-31 Januari 2026. Namun hingga kini, DPW PSI Sulsel menegaskan belum ada kepastian soal kepindahan tokoh politik berpengaruh di Sulsel tersebut.

Sekretaris DPW PSI Sulsel, Indira Mulyasari, mengatakan hingga kini belum ada kepastian terkait isu tersebut. Menurutnya, proses penjaringan tokoh masih berjalan dan belum mengarah pada keputusan final.

"Kami belum bisa memastikan itu sih," kata Indira kepada IDN Times, Senin (12/1/2026).

1. PSI Sulsel masih inventarisasi tokoh daerah

Logo PSI. (psi.id)

Indira menjelaskan salah satu agenda PSI Sulsel menjelang Rakernas adalah menginventarisasi tokoh-tokoh potensial di Sulsel yang berpeluang bergabung dengan partai. Proses tersebut berjalan dengan melibatkan DPD PSI di tingkat kabupaten dan kota.

"Tokoh-tokoh Sulsel memang ada yang bergabung tetapi ini masih dalam proses inventarisir. Kami berharap dari DPD juga mengusulkan nama tokoh-tokoh di kabupaten kota masing-masing. Bisa jadi Pak RMS juga bergabung, bisa jadi juga belum, bisa jadi juga tidak," katanya. 

Indira menegaskan belum adanya kepastian bukan berarti informasi tersebut sengaja ditutup-tutupi. Menurutnya, keputusan politik semacam itu masih menunggu perkembangan dan dinamika internal partai.

"Itu betul-betul belum kami pastikan. Bukan karena mau disembunyikan ya. Belum. Tapi memang belum bisa kami pastikan sampai hari ini," kata Indira.

2. Satu posisi Wakil Ketua Umum PSI masih lowong

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)

Isu bergabungnya RMS ke PSI sebelumnya turut dikaitkan dengan komposisi kepengurusan DPP PSI periode 2025-2030. Dalam struktur tersebut, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep didampingi Ketua Harian Ahmad Ali serta lima Wakil Ketua Umum, yakni Isyana Bagoes Oka, Ronald Aristone Sinaga, Andy Budiman, Endang Tirtana, dan Aan Rochyanto.

Saat melantik pengurus DPP PSI di Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2025), Kaesang Pangarep menyiratkan masih ada satu posisi Wakil Ketua Umum yang belum diumumkan ke publik. Isyarat tersebut memunculkan spekulasi adanya figur lain yang tengah dipertimbangkan untuk mengisi jabatan strategis tersebut.

"Ada satu lagi sebenarnya, cuma masih nyangkut. Gak berani sebut saya. Gak papa, kita kan masih punya kesempatan banyak, mungkin minggu depan atau dua minggu lagi saya umumkan satu lagi wakil ketua umum," kata Kaesang.

Pernyataan tersebut kian memantik spekulasi bahwa posisi Wakil Ketua Umum yang masih kosong disiapkan untuk RMS. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari PSI maupun dari Rusdi Masse terkait kabar tersebut.

3. RMS disebut berpotensi bawa gerbong baru PSI di Sulsel

Ketua DPW Partai NasDem Sulsel Rusdi Masse. IDN Times/Istimewa

Kabar kepindahan RMS ke PSI sebenarnya sudah santer terdengar sejak tahun 2025 lalu. Isu ini mencuat ke publik setelah RMS dikabarkan menjalin komunikasi intens dengan Kaesang Pangarep.

Selain itu, isu ini juga dikaitkan dengan potensi pembentukan kekuatan politik baru di Sulsel. Orang dekat RMS, Mulawarman, sebelumnya memberi sinyal bahwa RMS berpeluang membangun basis baru untuk PSI tanpa mengganggu struktur NasDem yang sudah terbentuk.

"RMS kemungkinan besar akan membentuk gerbong baru di Sulsel untuk PSI. Beliau tidak ingin mengganggu struktur yang sudah ada di NasDem," kata Mulawarman.

RMS sendiri dikenal sebagai tokoh berpengaruh di Sulsel dengan jaringan politik luas. Pada Pemilu 2024, NasDem Sulsel meloloskan 17 legislator ke DPRD Provinsi, 5 anggota DPR RI dari tiga daerah pemilihan, serta menguasai 8 kursi ketua DPRD kabupaten/kota. 

Pada Pilgub Sulsel 2024, Partai NasDem tercatat sebagai salah satu partai pengusung pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi. Dukungan tersebut berujung pada kemenangan pasangan tersebut dalam kontestasi pemilihan gubernur Sulsel.

Editorial Team