Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan, Andi Erwin Terwo. (IDN Times/Istimewa)
Selain pemetaan lokasi rawan, Dishub Sulsel juga menyiagakan sekitar 210 personel di berbagai titik strategis. Fokus pengamanan berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, jalur wisata, serta pusat perbelanjaan yang diperkirakan mengalami lonjakan aktivitas menjelang Lebaran.
Posko terpadu dibentuk di sejumlah simpul transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Lokasinya antara lain di pelabuhan, bandara, Simpang 5 Makassar, serta Maros Simpang 3 yang kerap menjadi titik kemacetan panjang saat periode mudik.
"Persiapan personil sekitar sekitar 210 di beberapa titik yang dianggap rawan kemacetan, terutama di area Jalan Perintis, tempat jalur wisata, dan mall-mall. Kemudian jelang Idulfitri, kita siapkan di masjid yang menyelenggarakan salat Id," kata Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Erwin Terwo, Jumat (27/2/2026).
Area Camba tetap menjadi perhatian dalam pengawasan arus mudik tahun ini. Meski kondisinya dinilai lebih baik dibanding tahun sebelumnya, pengamanan dan mitigasi tetap disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
"Mitigasi kalau terjadi apa-apa di Camba, tapi alhamdulillah sekarang sudah bagus. Tahun lalu kita tempatkan 12 orang di sana bantu," kata Erwin.
Erwin juga menegaskan pengawasan di terminal dan pelabuhan harus berlangsung selama periode angkutan Lebaran. Dia memastikan tidak ada satu pun titik layanan transportasi tersebut yang dibiarkan tanpa kehadiran petugas.
"Personil ini termasuk di terminal dan pelabuhan. Itu tidak boleh kosong," katanya.