Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Direktur Utama Indonesia Air Transport, Adi Tri Wibowo, memberikan keterangan pers terkait pertanggungjawaban perusahaan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, di Makassar, Jumat (23/1/2026). (IDN Times/Andi Aan Pranata)
Direktur Utama Indonesia Air Transport, Adi Tri Wibowo, memberikan keterangan pers terkait pertanggungjawaban perusahaan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, di Makassar, Jumat (23/1/2026). (IDN Times/Andi Aan Pranata)

Intinya sih...

  • Seluruh korban sudah ditemukan, tiga jenazah telah diserahkan ke keluarga

  • Ucapan dukacita untuk seluruh korban, perusahaan mendoakan para korban

  • Perusahaan akan evaluasi keselamatan penerbangan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times - Indonesia Air Transport menegaskan pertanggungjawaban kepada keluarga korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Utama perusahaan, Adi Tri Wibowo, di Makassar, Jumat (23/1/2026). 

Dia menegaskan bahwa seluruh hak keluarga korban akan diselesaikan melalui skema asuransi. Detail kompensasi per orang belum diumumkan, namun dijamin akan dituntaskan sesuai prosedur.

"Akan kami selesaikan, dari pihak asuransi akan menyelesaikan. Tidak bisa kami laporkan (nominal). Jadi akan kami tetap berikan hak untuk asuransi," kata Adi.

1. Seluruh korban sudah ditemukan

Tim DVI Polda Sulsel menyerahkan jenazah Florencia Lolita Wibisono kepada keluarga di Biddokes Polda Sulsel, Makassar, Rabu (21/1/2026). (IDN Times/Istimewa)

Adi menjelaskan seluruh korban yang berjumlah sepuluh orang sudah ditemukan oleh tim SAR Gabungan. Perusahaan berharap hasil identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) sesuai sehingga jenazah dapat diserahkan ke keluarga masing-masing. Tiga jenazah telah dikirim ke keluarga.

"Alhamdulillah ada tiga yang telah kami kirim ke pihak keluarga ke Jakarta dan beberapa wilayah yang telah kami sampaikan sesuai dengan alamat dan kami bantu semuanya hingga sampai ke rumah," kata Adi.

2. Ucapan duka untuk seluruh korban

Ambulans yang mengangkut jenazah korban pesawat ATR 42-500 tiba di Biddokes Polda Sulsel, Makassar, Selasa (20/1/2026). (IDN Times/Asrhawi Muin)

Adi juga menyampaikan dukacita mendalam atas seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500. Dia juga mendoakan para korban.

"Kami turut berdukacita dan mendoakan dari korban diampuni dosanya dan mendapatkan rahmat dan husnul khatimah sebagai syahid karena mereka bekerja untuk keluarga," katanya.

3. Perusahaan akan evaluasi keselamatan

pesawat Indonesia Air Transport. (Dok. Istimewa)

Lebih lanjut, Adi Dia memastikan pesawat dalam kondisi baik sebelum penerbangan dan tidak ada kerusakan mesin yang menjadi faktor kecelakaan.  Meski begitu, dia menekankan soal evaluasi internal dan keselamatan penerbangan untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang. 

"Selalu melakukan investigasi ke dalam dan untuk program berikutnya akan selalu kami tekankan khususnya hal safety," kata Adi. 

Pesawat ATR 42-500 tersebut dicarter (sewa) oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pesawat ini, kata Adi,  sebelumnya juga telah melaksanakan misi serupa dalam rangka tugas kementerian.

"Kami dicarter oleh KKP dan sudah beberapa kali," katanya.

Editorial Team