Menteri Perdagangan Budi Santoso (kedua kanan) saat meninjau harga bahan pokok dalam kunjungan kerja di Pasar Terong, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (4/3/2026). (ANTARA FOTO/Hasrul Said)
Munafri menilai aktivitas perdagangan di pasar menjelang H-8 Idul Fitri masih belum terlalu padat. Menurutnya, lonjakan pembeli kemungkinan baru akan terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Melihat kondisi di pasar ini masih agak slow. Di H-8 ini pasar belum terlalu sesak. Tapi secara umum yang terkontrol oleh pemerintah semuanya berjalan sangat baik,” katanya.
Dalam pemantauan tersebut, ia juga menemukan beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan harga, salah satunya kelapa. Penurunan harga ini disebut dipengaruhi oleh melimpahnya pasokan di dalam negeri setelah adanya kebijakan larangan ekspor.
Sementara untuk komoditas lain seperti bawang, kenaikan harga dinilai masih dalam batas toleransi karena permintaan masyarakat menjelang Lebaran diperkirakan akan meningkat.
Setelah memantau kondisi di pasar tradisional, Munafri bersama tim pengawasan terpadu Pemkot Makassar melanjutkan sidak ke pusat perbelanjaan modern. Lokasi yang dikunjungi adalah Hypermart di Jalan Boulevard, Kecamatan Panakkukang. Rombongan juga meninjau salah satu titik pasar murah di Kantor Lurah Panaikang.
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga, baik di pasar tradisional maupun ritel modern menjelang Idul Fitri.