Makassar, IDN Times - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan penanganan banjir di Kota Makassar memerlukan kolaborasi lintas pemerintahan. Penanganan tersebut melibatkan pemerintah kota, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.
Pernyataan itu disampaikan Andi Sudirman saat memberikan arahan dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Makassar 2027 di Hotel Claro Makassar, Kamis (5/3/2026).
Menurut Andi Sudirman Sulaiman, persoalan banjir di Makassar tidak dapat ditangani hanya oleh pemerintah kota. Masalah tersebut berkaitan dengan kewenangan berbagai lembaga, termasuk pengelolaan sungai dan kanal yang berada di bawah pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai.
"Ini masalah provinsi, balai, dan nasional. Kalau kita tidak sama-sama pelan-pelan ubah ini, tidak akan selesai," kata Andi Sudirman.
