Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Golkar Sulsel Diminta Sukseskan Pemerintahan Prabowo-Gibran
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, usai melantik pengurus DPD I Golkar Sulsel di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (25/10/2026). IDN Times / Darsil Yahya
  • Pengurus Golkar Sulsel periode 2026-2031 mendapat tugas menyukseskan program pemerintahan Prabowo-Gibran.

  • Golkar Sulsel ditargetkan meningkatkan perolehan kursi di DPR RI, DPRD provinsi, serta DPRD kabupaten/kota.

  • Muhammad Sarmuji meminta Golkar Sulsel memperkuat komunikasi dengan Gen Z melalui berbagai platform digital.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (25/10/2026)

Muhammad Sarmuji melantik pengurus DPD I Golkar Sulsel di Hotel Four Points by Sheraton Makassar. Ia menyampaikan dua tugas utama yang menanti pengurus periode 2026-2031.

menjelang pemilu mendatang

Sarmuji menyoroti pentingnya Golkar Sulsel menjangkau pemilih muda, terutama generasi Z.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel periode 2026-2031 mendapat tugas menyukseskan program pemerintahan Prabowo-Gibran dan meningkatkan perolehan kursi legislatif.
  • Who?
    Sekjen DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji menyampaikan tugas tersebut kepada pengurus DPD I Golkar Sulsel.
  • Where?
    Pelantikan pengurus DPD I Golkar Sulsel berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar.
  • When?
    Pelantikan berlangsung pada Minggu (25/10/2026).
  • Why?
    Golkar Sulsel dinilai memiliki posisi strategis sebagai basis utama Partai Golkar di kawasan Indonesia Timur dan perlu menjangkau pemilih muda.
  • How?
    Golkar Sulsel diminta memahami arah kebijakan pemerintah, meningkatkan kursi legislatif, serta memperkuat komunikasi dengan Gen Z melalui platform digital.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pengurus Golkar Sulsel baru dilantik. Muhammad Sarmuji memberi mereka tugas. Mereka harus membantu program Prabowo dan Gibran, mencari lebih banyak kursi di lembaga legislatif, dan berbicara lebih dekat dengan anak muda. Mereka juga diminta memahami dunia digital dan memakai berbagai platform untuk mendengar aspirasi Gen Z.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Komposisi pengurus Golkar Sulsel yang berasal dari beragam latar belakang, termasuk kalangan muda, dapat menjadi jembatan komunikasi dengan berbagai kelompok sosial. Perhatian terhadap ekosistem digital juga membuka ruang bagi partai untuk memahami cara Gen Z mencari informasi dan menyampaikan aspirasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Makassar, IDN Times - Dua tugas utama menanti pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) periode 2026-2031 usai resmi dilantik. Keduanya yakni menyukseskan program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta meningkatkan perolehan kursi legislatif di semua tingkatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, usai melantik pengurus DPD I Golkar Sulsel di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (25/10/2026).

1. Golkar Diminta Sukseskan Program Prabowo-Gibran

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji (kiri), resmi melantik 198 pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (25/10/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Sarmuji mengatakan, tugas pertama Golkar adalah mendukung dan menyukseskan program-program pemerintah. Menurutnya, hal itu perlu diawali dengan memahami arah kebijakan yang sedang dijalankan pemerintahan Prabowo-Gibran.

"Untuk bisa menghayati dan menyukseskan program Bapak Presiden dan Wakil Presiden, tentu kita harus mengetahui arah kebijakan beliau," kata Sarmuji.

Ia menilai, pemerintah saat ini tengah menggeser paradigma pembangunan yang sebelumnya dinilai cenderung kapitalistik dan dikuasai oligarki menuju sistem ekonomi yang berorientasi pada konstitusi dan kepentingan rakyat.

"Menggeser pendulum menjadi ekonomi konstitusi, di mana rakyat menjadi orientasi sekaligus menjadi subjek pembangunan," ujarnya.

2. Bidik Tambahan Kursi DPR hingga DPRD

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, resmi melantik 198 pengurus DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (25/10/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Tugas kedua, lanjut Sarmuji, adalah meningkatkan jumlah kursi Golkar di DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten/kota. Ia menyebut Sulsel memiliki posisi strategis bagi Golkar, khususnya dalam peta politik di kawasan Indonesia Timur.

"Golkar Sulawesi Selatan selama ini adalah basis utama Partai Golkar, khususnya di Indonesia Timur," tuturnya.

Menurut Sarmuji, kedekatan antara karakter politik masyarakat Sulsel dan posisi ideologis Golkar menjadi salah satu faktor yang membuat wilayah ini penting bagi partai berlambang pohon beringin tersebut.

3. Golkar Sulsel Diminta Lebih Dekat dengan Gen Z

Suasana pelantikan Pengurus DPD Partai Golkar Sulsel di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Minggu (25/10/2026). IDN Times/Darsil Yahya

Selain target pemerintahan dan perolehan kursi legislatif, Sarmuji juga menyoroti pentingnya menjangkau pemilih muda, terutama generasi Z, menjelang pemilu mendatang.

Ia menilai, komposisi pengurus Golkar Sulsel yang berasal dari beragam latar belakang, termasuk kalangan muda, dapat menjadi jembatan untuk membangun komunikasi dengan berbagai kelompok sosial di masyarakat.

"Kami harapkan menjadi jembatan bagi Partai Golkar untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan kelompok-kelompok sosial yang ada di Sulawesi Selatan," katanya.

Sarmuji juga meminta pengurus Golkar Sulsel lebih memperhatikan perkembangan ekosistem digital. Menurutnya, generasi Z merupakan generasi yang sejak kecil telah akrab dengan teknologi dan menjadikan ruang digital sebagai salah satu sumber utama informasi.

Ia menyebut kebiasaan generasi muda dalam memanfaatkan teknologi kini tidak hanya sebatas mencari informasi, tetapi juga mencari jawaban atas berbagai persoalan, termasuk melalui kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan platform media sosial.

"Karena Gen Z adalah generasi pertama yang native digital. Generasi yang mulai kecil, bahkan mulai baru lahir, sudah akrab dengan dunia digital," ucapnya.

Karena itu, Sarmuji menekankan pentingnya bagi Golkar untuk memahami pola komunikasi generasi muda agar dapat menjangkau aspirasi mereka melalui berbagai platform digital.

Curated For You

Editorial Team

Related Article