Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Geng Motor Makassar Kian Beringas, Teror Warga Pakai Airsoft Gun
Ilustrasi. Polisi mengungkap kasus penodongan senjata airsoft gun di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. Polres Lampung Selatan).
  • Geng motor menyerang warga di Jalan Langgau 8, Makassar, merusak kendaraan tanpa alasan jelas dan terekam CCTV hingga viral di media sosial.
  • Polisi memastikan sekitar sepuluh pelaku berboncengan dua-dua, kini Satreskrim Polrestabes Makassar tengah menyelidiki identitas mereka.
  • Salah satu pelaku diduga membawa airsoft gun untuk menakuti warga, polisi imbau masyarakat dan tokoh lingkungan tingkatkan kewaspadaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Makassar, IDN Times – Aksi brutal komplotan geng motor kembali meresahkan warga Kota Makassar. Sekelompok pelaku menyerang dan merusak kendaraan milik warga di Jalan Langgau 8, Kecamatan Bontoala, Jumat (1/5/2026) dini hari, saat warga tengah bersiap menyambut waktu subuh.

1. Terekam CCTV dan viral di medsos

Rekaman CCTV menangkap momen kelompok geng motor di Makassar menyerang menggunakan airsoft gun/Istimewa

Peristiwa itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial. Dalam rekaman, terlihat sekitar sepuluh orang pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor. Mereka tiba-tiba berhenti di lokasi dan langsung melakukan aksi perusakan.

Keterangan yang beredar menyebutkan, para pelaku membawa senjata dan membuat suasana mencekam. Sejumlah sepeda motor milik warga yang terparkir di depan rumah menjadi sasaran tanpa alasan yang jelas.

Kapolsek Bontoala, Kompol Andi Aris Abu Bakar, mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wita.

“Memang tadi malam ada kejadian penyerangan. Namun tidak ada korban jiwa, karena sebenarnya mereka hanya melintas,” ujar Andi Aris saat ditemui di lokasi unjuk rasa peringatan May Day di Flyover Makassar, Jumat sore.

2. Jumlahnya sekitar 20 orang

Rekaman CCTV menangkap momen kelompok geng motor di Makassar menyerang menggunakan airsoft gun/Istimewa

Meski awalnya hanya melintas, rombongan geng motor itu tiba-tiba berhenti saat memasuki Jalan Langgau 8 dan langsung melakukan perusakan.

“Jumlahnya sekitar sepuluh orang, berboncengan dua. Saat masuk ke lokasi, mereka berhenti dan melakukan pengerusakan,” jelasnya.

Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku. Tim dari Satreskrim Polrestabes Makassar telah diterjunkan untuk memburu komplotan tersebut.

“Sementara kami bersama Satreskrim Polrestabes Makassar sudah melakukan penyelidikan terkait siapa saja yang terlibat,” tambahnya.

3. Airsoft gun digunakan teror warga

Ilustrasi. Polisi mengungkap kasus penodongan senjata airsoft gun di Pelabuhan Bakauheni. (Dok. Polres Lampung Selatan).

Dari hasil penelusuran awal, salah satu pelaku diduga membawa senjata jenis airsoft gun yang digunakan untuk menakut-nakuti warga, termasuk pemilik warung di sekitar lokasi.

“Kalau dilihat dari video, ada yang membawa airsoft gun. Tapi ini masih kami dalami. Perkembangannya nanti akan kami sampaikan jika sudah ada yang diamankan,” terangnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama peran orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka.

“Kami minta masyarakat menjaga anaknya. Tokoh masyarakat juga diharapkan aktif berkoordinasi dengan kepolisian,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aparat lingkungan dalam menjaga keamanan wilayah.

“Peran RT/RW sangat penting untuk menjaga wilayahnya agar masyarakat bisa merasa aman dan nyaman,” pungkasnya.

Editorial Team