Makassar, IDN Times - Aksi unjuk rasa mahasiswa di Mamuju, Sulawesi Barat dan Kendari, Sulawesi Tenggara pada Kamis (26/9) untuk memprotes sejumlah rancangan undang-undang kontroversial DPR-RI dan kebijakan pemerintah berakhir menjadi kericuhan.
Di Mamuju, para demonstran yang berasal dari berbagai kampus memadati Gedung DPRD Sulawesi Barat untuk menyalurkan aspirasi. Namun keadaan berubah menjadi tak terkendali lantaran petisi yang mereka sodorkan tak kunjung ditandangani. Sejumlah peserta demo kemudian merusak kursi dan meja undangan yang disiapkan untuk acara pelantikan anggora DPRD Sulbar masa kerja 2019 - 2024.
Polisi langsung bertindak dengan mengamankan para mahasiswa yang diduga melakukan tindak vandalisme. Akibat kejadian ini, sepasang peserta aksi dan seorang personel Polresta Mamuju dilarikan ke rumah sakit akibat cedera. Suasana baru kondusif setelah pihak keamanan melepas beberapa sejumlah massa aksi yang ditahan.
![[FOTO] Aksi Demo di Mamuju Berakhir Ricuh, di Kendari Berujung Duka](https://image.idntimes.com/post/20190926/antarafoto-mahasiswa-meninggal-kendari-260919-jjn4-fa93bcb9e8aab2c2f23c8e85086f5f1e.jpg)