Makassar, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat kinerja ekspor provinsi Sulsel mengalami tekanan pada awal 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, nilai ekspor Januari–Maret 2026 tercatat turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan di Sulawesi Selatan pada periode Januari–Maret 2026 mencapai US$323,80 juta. Secara kumulatif, nilai itu turun US$49,49 juta atau turun 13,26 persen dibanding periode yang sama tahun 2025. Penurunan ini terutama dipicu melemahnya ekspor komoditas unggulan seperti besi dan baja serta nikel.
Selain nilai, volume ekspor Sulawesi Selatan juga mengalami penurunan. Pada triwulan I 2026, total volume ekspor tercatat sebesar 567,35 ribu ton, turun 3,08 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 585,41 ribu ton.
