Makassar, IDN Times - Penerapan sistem penganggaran elektronik atau e-Budgeting dalam lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), dianggap membawa perubahan positif.
Menurut Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Sulsel Edi Junaedi, penerapan e-Budgeting menjadi salah satu indikator untuk meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sehingga harus lebih dimaksimalkan.
"Di Sulsel, kita sudah memiliki 9 WTP. Yang pasti adalah bahwa salah satu indikator untuk mendapatkan WTP harus ada e-Budgeting," kata Edi kepada IDN Times, Kamis (14/11).