Ilustrasi pengisian daya kendaraan listrik. (IDN Times/Fadhliansyah)
Budiono mencatat jumlah transaksi dari sejak awal SPKLU berdiri adalah sebanyak 5.652 transaksi. Salah seorang pengguna mobil listrik di Kota Makassar Utara, Asri menyambut baik hadirnya banyak SPKLU di Kota Makassar.
"Dengan hadirnya SPKLU ini merupakan angin segar bagi kami yang memiliki mobilitas tinggi di Kota Makassar. Selain itu sejak menggunakan mobil listrik pengeluaran operasional saya lebih hemat," ujar Asri.
Dirinya mengaku, dulu saat menggunakan mobil konvensional menghabiskan biaya operasional Rp800 ribu per bulan. Sekarang saat menggunakan mobil listrik dan dengan mobilitas tinggi, ia hanya mengeluarkan biaya operasional Rp270 ribu per bulan, yang berarti menghemat biaya Rp530 ribu.
"Pembangunan SPKLU ini merupakan sesuatu yang positif untuk penguatan ekosistem kendaraan listrik apalagi animo masyarakat menggunakan kendaraan sudah cukup tinggi," tambahnya.