Makassar, IDN Times - Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur mulai berangsur pulih satu pekan setelah akses jalur utama kembali terbuka. Sebelumnya, penyaluran energi ke dua wilayah tersebut sempat terhenti sekitar lima hari akibat gangguan akses distribusi.
Gangguan distribusi BBM dan LPG ke Luwu Utara dan Luwu Timur sempat terganggu akibat penutupan sejumlah jalur utama Trans Sulawesi di Luwu imbas aksi demo penyampaian aspirasi masyarakat terkait pemekaran wilayah Luwu Raya. Kondisi tersebut menyebabkan antrean kendaraan, termasuk armada mobil tangki Pertamina, dan berdampak pada keterlambatan pasokan energi.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyebut pemulihan berlangsung secara bertahap dengan fokus pada pemerataan pasokan ke seluruh SPBU dan agen LPG. Langkah ini ditempuh melalui koordinasi intensif bersama pemerintah kabupaten setempat guna memastikan distribusi kembali berjalan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
"Satu minggu pasca terbukanya akses distribusi jalur-jalur utama ke wilayah Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur, pengiriman BBM dan LPG ke wilayah tersebut mulai berangsur pulih dan bertahap kembali ke keadaan normal," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, melalui siaran pers, Selasa (4/2/2026).
