ilustrasi ketiak (freepik.com/8photo)
Waktu terbaik untuk menggunakan deodoran dan antiperspiran juga berbeda. Deodoran bisa kamu aplikasikan kapan saja, terutama setelah mandi di pagi hari untuk memberikan aroma segar sepanjang hari. Kamu juga bisa reapply kapanpun merasa perlu, misalnya setelah berolahraga atau kalau mulai merasa gak nyaman dengan bau badanmu. Supaya lebih nyaman, sebelum reapply, bersihkan dulu ketiakmu dengan tissue atau kain yang sudah kamu basahi.
Sementara itu, antiperspiran bekerja paling efektif saat diaplikasikan di malam hari, sebelum tidur. Ini karena tubuhmu lebih dingin dan pori-pori kulitmu lebih rileks, sehingga bahan aktifnya bisa bekerja lebih baik dalam menyumbat kelenjar keringat. Meskipun begitu, gak masalah juga kalau kamu pakai antiperspiran di pagi hari, cuma hasilnya mungkin gak seoptimal saat dipakai di malam hari. Jadi, kalau kamu pengen perlindungan maksimal, coba aplikasikan antiperspiran sebelum tidur.
Akhirnya, pilihan antara deodoran dan antiperspiran bergantung pada kebutuhanmu. Kalau kamu lebih peduli soal bau badan dan gak terlalu bermasalah dengan keringat, deodoran sudah cukup efektif buat kamu. Tapi kalau keringat berlebih yang jadi masalah utama, maka antiperspiran lebih tepat buat menjaga tubuhmu tetap kering dan nyaman. Kamu juga bisa memilih produk yang menggabungkan keduanya untuk perlindungan yang maksimal.
Ingat, setiap tubuh berbeda, jadi kamu mungkin perlu mencoba beberapa produk sampai menemukan yang paling cocok. Yang penting, jangan lupa selalu jaga kebersihan tubuh dan pilih produk yang membuatmu merasa nyaman dan percaya diri sepanjang hari!
sumber referensi:
- https://www.halodoc.com/artikel/jangan-keliru-ini-perbedaan-deodoran-dan-antiperspirant srsltid=AfmBOopT2fOYcOQaAofL11ZTutluy0okgxqdtPn11Z_8lanmQpmPSO4M
- https://www.dove.com/id/stories/tips-and-how-to/tips-keringat/deodorant-vs-antispirant--mana-yang-lebih-baik-.html
- https://www.alodokter.com/memahami-fungsi-antiperspirant-dan-fakta-penggunaannya-terhadap-kesehatan